. Was and Were –>.

Was and Were

Efendi BBIO | 3:51 PM |

Pada materi sebelumnya telah dibahas mengenai simple past tense dalam bentuk  verbal sentence  sekarang kita akan membahas  simple past tense yang memakai "was dan were" atau dengan kata lain dalam bentuk nominal sentence. Jika dalam simple present tense kita mengenal adanya  is, am, are  maka dalam simple past tense kita mengenal adanya "was dan were". Saya yakin semua sudah pada mengetahui bahwa dalam simple past tense kita menggunakan verb bentuk ke 2, dan bentuk kedua dari is, am, are adalah was dan were.

is, am  --------------- was
are     ---------------- were
Contoh:
Simple present tense                                   simple past tense
I am a student.                                                I was a student.
She is clever.                                                  She was clever.
Toni is in the bedroom.                                   Toni was in the bedroom 2 hours ago.

Perhatikan contoh di atas, jika kita mengatakan "I am a student" berarti sekarang ini si subjek memang seorang pelajar, jika kalimat "I was a student" berarti sekarang si subjek bukan seorang pelajar lagi dengan kata lain si subjek mengatakan bahwa pada masa lampau ia adalah seorang pelajar.
"Toni is in the bedroom" berarti sekarang ini memang Toni sedang berada di kamar. "Toni was in the bedroom 2 hours ago" berarti dua jam yang lalu Toni ada di kamar sekarang dan sekarang tidak lagi.

I ------ was
you/we/they ----------------- were
she/he/it -----------------------was
Toni -------------------------- was
Shinta ------------------------ was
Toni and Shinta ------------------ were
The boy ------------------------ was
The boys ------------------------were
The student --------------------- was
The students ---------------------- were
Contoh kalimat
Positif
I was a doctor in 1995.
She was sick yesterday.
They were late.
Toni was happy.
Toni and Shinta were happy.
Negatif
I was not a doctor in 1995.
She was not sick yesterday.
They were not late.
Toni was not happy.
Toni and shinta were not happy.
Pertanyaan
Were you a doctor in 1995? Yes, I was/No, I was not
Was she sick yesterday? Yes, She was/ No, she was not
Were they late? Yes, They were/ No, they were not.
Was Toni happy? Yes, he was/ No, he was not
Were Toni and Shinta happy? Yes, they were/ No, they were not
Where were you yesterday? I was at home.
What was she 2 years ago? She was a doctor.

Soal Latihan: Was, were ,    was/were/is/am/are
Semoga catatan pendek ini bermamfaat untuk kita semua.

Related Post



Posted by: Efendi BBIO Belajar Bahasa Inggris Online, Updated at: 3:51 PM
Teti Mardiana (heartily,honesty) said...

Would you arrange an interactive english learning here?

Belajar bahasa Inggris online gratis said...

Insyaallah...do you have ideas to make it?

Bahrul Ulum said...

Kalau menggunakan was/were itu kata kerjanya tetap Verb I ya?

Admin Blog said...

Jika setalah was/were ingin dimasukkan kata kerja, maka harus kara kerja ke-3 dan kalimatnya menjadi kalimat pasif. Anda bisa membaca materi tentang kalimat pasif dalam simple past tense. Selain kata kerja ke-3, kita juga bisa memasukkan kata kerja dengan menambahkan 'ing' atau V-ing, misalnya dalam p. continuous tense.

Anonymous said...

this blog too much useful. thank you.

Teguh Purnomo said...

subhannallah...sangat hebat untuk membantu belajar bahasa inggris bagi pemula..

satori agung said...

pemakaian was itu untuk subjek tunggal atau jamak?jika subjeknya nama orang baiknya menggunakan was atau were?

Belajar Bahasa Inggris Gratis said...

was dipakai untuk subject she, he, it dan juga I. Jika nama orang dan dia plural pakailah was, misalkan: Rina was ...., Joni was ... bila jamak pakailah were, contoh: Rina and Joni were ...

Anonymous said...

makasih bermanfaat banget

very said...

Min tanya dong kapan kita gunain was,were / V2

Efendi BBIO said...

sudah dijelaskan di atas

Post a Comment

Berkomentarlah dengan sopan dan bijak! Jika Anda memiliki pertanyaan tentang materi yang telah dijelaskan, silahkah tuliskan pertanyaan dengan jelas. Saya tidak akan menyetujui komentar anda jika komentar anda terdeteksi sebagai spam. Jika anda suka dengan blog ini, jangan lupa share URL blog ini ke FB, Twitter, Wechat, Google + atau media sosial lainnya yang anda miliki. Semoga blog yang sederhana ini bisa bermanfaat untuk kita semua. Amin.