Tuesday, April 10, 2012

Verbs

Good morning, Do you know what time it is? It's 01:45AM now. I went to bed early.... I do not know why I get up and it's hard to sleep again. I decided to make this document...Now, The topic is about verbs. This topic has so many branches because there are so many kinds of verb. But the main point is you must know what verbs are after reading this document.
Verbs/kata kerja dalam bahasa Inggris itu banyak sekali ada ribuan bahkan jutaan. Dari sekian banyak verb tersebut, untuk lebih mudah memahaminya, mereka dibagi menjadi berberapa jenis, yaitu:

1. Transitive and intransitive verbs
2. Linking verbs
3. Dynamic and stative verb.
4. Regular dan Irregular verbs.
5. Helping verbs
Untuk helping verb dibagi menjadi beberapa bagian, yaitu: Primary helping verbs dan modal helping verbs.
Untuk lebih jelasnya saya akan menjelaskan satu persatu.
A. Transitive and Intransitive verbs.
Transitive verbs
Kata kerja Transitive adalah kata kerja yang memerlukan objek. Misalnya: "find". Jika kita membuat kalimat dengan menggunakan kata "find" maka kita memerlukan objek, jika kita tidak memasukan objek setelah kata "find" maka makna kalimat itu akan rancu. "I find...". Jika tidak memakai objek, lawan bicara akan bertanya "menemukan/mendapatkan apa?" oleh karena itu perlu objek agar jelas, misalnya: I find much money on the street. (Saya menemukan banyak uang di jalan). Menemukan apa? banyak uang. Dari penjelasan singkat ini semoga teman2 paham apa itu transitive verbs.
Berikut ini daftar kata kerja transitive:
send, contain, verify, asses, saw, watch, speak, hear, give, try, push, etc. (teman-teman bisa tambah sendiri contoh-contohnya)
Intransitive verbs
Kata kerja intransitive adalah kata kerja yang tidak memerlukan objek secara langsung. Contoh: dance, get up, wake up, have dinner/lunch/breakfast, go, arrive, etc.
B. Linking verbs
Linking verbs adalah verba penghubung yang menghubungkan subjek dengan complement (pelengkap) yang menerangkannya, bisa noun complement atau adjective complement. Sering digunakan untuk menggantikan to be dan dipakai untuk menunjukkan sesuatu yang berkaitan dengan panca indra (look, sound, smell, feel, taste) atau keadaan (appear, seem, become, grow, turn, prove, remain, keep, stay, go, run). Linking verbs juga dikenal dengan istilah copulas atau copular verbs.
Contoh dalam kalimat:
- I feel happy.
- I keep health.
- The soup smells good.
- This food tastes delicious.
- She looks very beautiful.
- The music sounds slow.
- He becomes old.
- The traffic lights turned green and I pulled away.
- He became recognized as the leading authority on the subject.
- His face turned purple.
- She became older.
- The dogs ran wild.
- The milk has gone sour. - The crowd grew ugly. Linking verbs selalu intransitive (tetapi tidak semua intransitive verbs adalah linking verbs).
To be juga disebut linking verbs, seperti pada contoh berikut ini:
- The crew’s mission is to create the best topographic map of Earth.
- The solution was judges who would mete out longer prison sentences. - Leonardo said, “I am the king of the world.”
Tetapi to be juga tidak selalu berperan sebagai linking verbs, contoh:
- Nyoko was crossing a bridge when the earthquake hit. - Margaret Ann was feeling tired.
C. Dynamic dan stative verbs
Beberapa kata kerja adalah kata kerja yang berupa aktifitas yang dapat dilihat secara nyata dan tidak abstrak, nah...kata kerja itu disebut juga dynamic verb. misalnya. Watch (nonton), sweep (menyapu), eat (makan), sing (bernyanyi),etc. Ada kata kerja yang tidak berupa aktifitas tetapi ia termsuk kata kerja, maksudnya di sini adalah kata kerja tersebut abstrak/tidak bisa dilihat oleh pancaindra akan tetapi bisa dirasa dan mereka adalah stative verbs Misalnya: Love, like, belong to, see, hear, sound, consist of, need, include, resemble, seem, wish, prefer, be, impress, etc. (untuk artinya cari di kamus ya..)
D. Regular and Irrigular verb
Jenis kata kerja ini paling gampang untuk dipahami, tinggal buka kamus di rumah. Biasanya ada di bagian akhir atau di bagian tengah kamus tersebut ada daftar kata kerja regular dan irregular. Silahkan cek sendiri. Yang terpenting adalah, jika kata kerja tersebut regular, berarti dari bentuk 1 ke bentuk 2 dan 3 tinggal menambahkan "d/ed". Tetapi jika kata kerja tersebut irregular perubahan bentuknya tidak teratur, terkadang dari bentuk 2 ke 3 itu berbeda dan bahkan ada yang sama. Pada punya kamus bukan, cek sendiri ya...
E. Helping verbs
Helping verbs dibagi menjadi 2, yaitu modal helping verbs dan primary helping verb
Modal helping verbs
Nama lain dari modal helping verbs adalah modal auxiliary verb. Mereka antara lain:
will/would, shall/should, can/could, must/might, have to dan has to/had to, ought to.
Perlu diingat bahwa jika kita ingin memasukan kata kerja setelah modal ini, haruslah kata kerja bentuk 1 (dalam kalimat aktif). Jika dalam kalimat (passive) tambah saja "be" lalu masukan kata kerja bentuk ke 3.
Contoh:
I have to eat the candy. (aktif)
The candy has to be eaten by me. (pasif)
She can sing the song.(aktif)
The song can be sung by her.(pasif)
Primary helping verbs
Mereka adalah:
be (is, am, are, was, were, been), do, dan have.
Ingat bahwa be, do, have/has bisa berfungsi sebagai kata kerja utama dan juga kata kerja bantu.
Contoh:
I am a student. ("am" di sini sebagai kata kerja utama)
I am sitting. ("am" di sini sebagai kata kerja bantu.)
I do my homework. ("do" di sini sebagai kata kerja utama)
I do not understand. ("do" di sini sebagai kata kerja bantu)
I have a car. ("have" di sini sebagai kata kerja utama)
I have lived in Jambi since 1990. (have di sini sebagai kata keja bantu.)
NOte:
be sebagai kata kerja bantu dipakai pada present/past continuous tense tense dan dalam kalimat passive, Have/Has sebagai kata kerja bantu dipakai dalam present pefect tense. Do/does sebagai kata kerja bantu dipakai dalam simple present tense kalimat tanya dan negatif.


Wahhh ngantuk saya datang lagi nih...I wanna go to bed...bye.





26 comments:

  1. terima kasih.lengkap

    ReplyDelete
  2. terimakasiiiihh :)
    sangat membantu sekali :D

    ReplyDelete
  3. thank you very much..

    ReplyDelete
  4. sangat membantu bagi pemula

    ReplyDelete
  5. thanks a lot...

    ReplyDelete
  6. Mhon infonya.
    Ada lagu "When you're gone".
    Gone di situ kedudukanny sbgai verb/adjective???
    Klo sbgai verb krena ada to be berarti passive donk, tp klo d trjemahin ga nymbung.
    Klo sbgai adjective (artinya terpesona), ga nymbung jg.
    Mhon penjelasanny.

    ReplyDelete
    Replies
    1. itu fungsinya sebagai adjective bukan verb dimana pembentukkan adjectivenya dari v3. Jika diterjemahkan artinya 'pergi'. contoh lain dalam kalimat seperti ini: I turned round for my dog and it was gone. contoh lain adjective yang kasusnya seperti ini adalah 'broken'. Anda pasti sering mendengar kata ini, bukan. Contoh dalam kalimat: " The CD player is broken again." Terima kasih.

      Delete
  7. mantaap mas broo

    ReplyDelete
  8. nama twitternya apa?

    ReplyDelete
  9. Permisi, kalo ada kalimat "I do miss my mom" itu bener enggak ya? Difilm2 suka denger kalimat itu. Padahal kan miss uda verb, kenapa masih pake do? Thanks.

    ReplyDelete
  10. terimakasih tentang ilmunya
    tpi saya masih belum ngerti soal nya kebanyakan jadi bingung :D

    ReplyDelete
  11. terimakasih, artikel ini sangat sangat membantu untuk org awam seperti saya ini :)

    tapi, saya masih bingung dg penggunaan "s" pada beberapa verb . seperti yang anda gunakan untuk contoh linking verbs .. pd pola kalimat ini : she looks beautiful, he becomes old, dan the soup smells good ..
    emg sudah aturannya seperti itu? atau karena ada alasannya, dan apa alasan penggunaan "s" tersebut.

    terima kasih sebelumnya .

    ReplyDelete
    Replies
    1. ia, sudah aturannya begitu. Penambahan 's/es' hanya pada simple present tense. anda bisa membaca materi simple present tense part II untuk mengetahui lebih jelas tentang hal ini.

      Delete
  12. belajr bhs ingris itu mudah ya teryata jika diniatin dari hati,,,,, paling peting bisa hafal kosakata yg banyak pasti makin mudah belajar ya,,,

    ReplyDelete
  13. biar gak ngantuk sambil denger musik kayak saya skrg
    sambil blajar dari blog yg sangat bermanfaat ini ;)

    ReplyDelete
  14. Permisi min, Saya mau tanya,
    -Nyoko was crossing a bridge when the earthquake hit.
    -Margareth Ann was feeling tired.
    Di kedua kalimat ini, "to be "nya itu was?
    Terus kenapa "to be" disini kok bukan termasuk linking verbs?
    Mohon penjelasan dan bimbingan nya.
    Terima kasih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. di atas sudah disebutkan bahwa to be termasuk linking verb

      Delete
  15. min, linking verbs itu sebenarnya yg bener selalu intransitive atau transitive??
    karena kalau dliat dri contoh yg diatas "I feel happy", "I keep healthy"
    kalau tidak ada keterangan happy atau helathy kan berarti masih menimbulkan pertanyaan "merasa bagaimana?" atau "tetap apa?"

    ReplyDelete
  16. bagaimana sih cara tercepat untuk menguasai bhs. inggris hanya dgn wktu 4 bulan?
    yaa, kira" sebelum SMP UN. terimakasih atas bantuannya ^^

    ReplyDelete
  17. Ini adminnya sungguh pintar sekali, min ajarkan saya dong min, saya ingin kursus ke mimin sampe bisa berbahasa inggris :(

    ReplyDelete